Indonesia Berduka
Baru sekitar 1 bulan yang lalu Indonesia mendapat bencana gempa, tepatnya yang terjadi di Jawa Barat, kini Rakyat Indonesia kembali di uji oleh Allah dengan bencana gempa lagi yang terjadi di Sumatra Barat. Gempa sekitar 7.6 SR itu mengakibatkan ratusan bangunan rata dengan tanah, listrik mati, ribuan penduduk mengungsi dan hingga sekarang masih ada ratusan orang yang tertimbun dengan reruntuhan bangunan.

Dengan banyaknya bencana yang terjadi di negeri kita ini, kita seharusnya menginstropeksikan diri terhadap apa yang telah kita perbuat selama ini. Mungkin saja kita sudah sangat keterlaluan sehingga Allah murka dan menghukum kita dengan bencana tersebut. Ketahuilah bahwa apabila di dalam suatu negeri penduduknya sudah sangat jauh dari jalan Allah, maka Allah akan menggantinya (bisa saja meratakannya dengan suatu bencana) dengan suatu kaum yang lebih mencintai Allah dan Allah juga mencintai kaum tersebut.
"Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui." (Q.S. Al Maidah :54)
Murtad di sini bukan hanya berarti keluar dari Agama Islam, akan tetapi meninggalkan Sunah-sunnah Rasulullah dan sering berbuat kemaksiatan. Oleh karena itu, sebaiknya kita menegakkan syariat-Nya dan menjauhi segala kemaksiatan serta berharap mendapatkan pertolongan dari Allah. Semoga Allah memberikan pertolongan kepada kita dan dijauhkan dari bencana.
Mudik. . .Mudik. . .Mudik. . .
Mudiiiiikkkkkkkkkk. . . .akhirnya musim liburan telah tiba dan saatnya untuk pulang kampung ^^ Perjalanan mudik kali ini memang benar2 melelahkan tapi sangat menyenangkan. Perjalanan yang sangat jauh, dari Bandung ke Tarakan. Saya mulai "start" sekitar pukul 23.30 dari kost menuju travel Primajasa. Sebenarnya sih travelnya berangkat pukul 01.00, tapi berhubung kost saya jauh dari perkotaan jadi mesti berangkat lebih awal. Dengan menggunakan sepeda motor yang di antarin sama mas Agus akhirnya saya sampai di travel Primajasa sekitar pukul 00.10.

Setelah sampai di sana, tiba2 saya teringat. . ."sebenarnya saya tadi sudah shalat isya apa belum ya?" Nah lho. . .uda shalat apa belum aja sampai lupa. Iblis dan malaikat yang ada dalam tubuh saya sempat bertengkar mengenai masalah ini. Padahalkan saya santai2 aja. Kok mereka yang sibuk ya?? Ciakakakakakakaka~
Akhirnya setelah saya pikir2 dan ingat lagi, ternyata saya belum shalat isya. Waduh. . .jam sudah menunjukkan pukul 00.30. Kalau saya tidak shalat secepatnya, bisa2 tidak shalat isya lagi deh trus nambah2 dosa lagi. Waaaaaaaahhhh. . .saya bingung mau shalat dimana. Ya sudah minta izin saja sama pegawai Primajasa untuk pinjam mushollahnya. Saya langsung ambil air wudhu trus langsung shalat. Sewaktu shalat saya merasa sangat aneh. Bingung. . .Ada apa ya?? 1 Rakaat pun terlewati tapi tidak ada apa2 juga. Setelah memasuki rakaat ke-2, entah mengapa saya jadi memperhatikan sejadah yang saya gunakan. Tiba2. . .Duaaaaaaaarrrrr~ "SALAH KIBLAT" Gilaaaaa. . .ngakak abiz dah. Cepet2 langsung balik badan trus lanjutin shalat dengan arah kiblat yang benaaar. Wakakakkkkakaakakakaka~

Setelah beberapa menit selesai shalat, akhirnya travelnya berangkat. Dan waktunya tiduurrrrr. . .Hehehehehe~ Ya tidurnya juga tidur2 ayam. Baru tidur 5 menit uda bangun lagi. Begitu terus sampai tiba di tempat sahur. Di sana saya melihat kira2 tinggal 34 km lagi sampai Jakarta. Waktu juga sudah menunjukkan pukul 03.00. Waaahhh. . .PPT 3 (Para Pencari Tuhan jilid 3) main nie. . .wakakakakakkkka~ Sahurnya sambil nonton PPT3. Mantaafff dahh~

Setelah sahur kami melanjutkan perjalanan lagi. Dan kira2 pukul 04.30 sudah sampai di Bandara Udara Soekarno-Hatta. Saya diturunkan di Terminal 3. Gak tau dah tempat apa itu terminal 3, yang saya tau itu bandara. Wakkkakakakakaka~
Sempat bingung juga sih mau kemana. Soalnya untuk pertama kalinya saya ke sana. Saya lalu mengambil HP, rencananya mau telpon Boz di Tarakan. Tapi uda ada 2 panggilan tak terjawab dan 1 SMS. Ternyata itu dari teman saya Rhya. Dia uda nungguin di dalam. Akhirnya ada juga teman mudik. Gak jadi nyasar deh di bandara. Padahal sebelum itu mama aq uda telpon dan bilang ati2 kalo naik pesawat, tar nyasar ke Medan. Ciakakakakakakakakakaka~

Setelah itu masuk, Check In. . .trus nunggu sekitaar 30 menit dan kami pun naik ke pesawat. Perjalanan sekitar 2 jam trus transit di Balikpapan. Di Balikpapan transitnya sekitar 20 menit setelah itu naik pesawat lagi. Perjalanan dari Jakarta ke Balikpapan sih gak ada apa2. Tapi dari Balikpapan ke Tarakan itu. . .pesawatnya goyang dangdut. Sampai2 pengen muntah dah. Yah, untung saja selamat. Orang Indonesiakan selalu untung, biar mual aja tetap untung juga. Orang yang tabrakan tangannya patah aja masih ada untung nya "Untung gak Mati" Ciakakakakakakakakaka~

Huuuffff. . .akhirnya sampai juga dengan selamat. Kangen banget dengan suasana di rumah. Kangen dengan keluarga. Dan terlebih lagi, kangen dengan masakan mama ^^ Maklum beginilah nasib anak kost. . .tiap hari dimasakkan sama orang warteg atau nggak orang padang. Itu juga harus beli. Terlebih lagi kalau isi dompet menipis, ya sudah "indomie polepel dah" Wakakakkkakakakaka~
Jadi ingat kata2 teman saya di facebook "nasib anak kost, hari senin makan, hari selasa puasa, hari rabu ngutang, hari kamis bayar utang, hari jumat puasa, dst" wakakakkakakakaka~